Purnawirawan TNI ini Meninggal Akibat Corona, Keluarga Merasa Dikucilkan Oleh Warga


Tanpa disadari, virus corona (Covid-19) kini seperti menjadi sebuah aib bagi orang-orang.

Virus tersebut membuat hidup sejumlah orang yang terinfeksi berubah drastis. Karena selain menjadi buah bibir masyarakat, juga diberlakukan secara tidak manusiawi oleh orang sekitar.

Seperti dikucilkan hingga terparah, diusir secara paksa karena seolah dianggap sebagai sesuatu ‘menjijikkan’ hingga harus dijauhi.

Hal tak mengenakkan itu pula yang kini dirasakan oleh keluarga dari almarhum Amiruddin Harun, purnawirawan TNI AL yang meninggal usai terinfeksi virus corona.

Sejak kepergian almarhum, keluarga yang ditinggalkan, yakni istri dan anak-anaknya merasa dikucilkan oleh penduduk sekitar.

Padahal, diakui oleh sang istri, hasil uji laboratorium mereka semua dinyatakan negatif Covid-19.

Mendapat kabar ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji lantas mendatangi kediaman keluarga almarhum yang tinggal di perumahan kawasan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kedatangannya tak lain untuk memberikan semangat pada keluarga yang ditinggalkan, sembari memberi bantuan sembako kepada keluarga korban.

“Ini kok kaya semacam hukuman sosial, anak-anak ngeluh dikucilkan ibu-ibu,” kata Kapolresta penuh kecewa.

“Saya berharap pada warga Sidoarjo, yang tetangganya berurusan dengan Corona, baik tengah isolasi mandiri, diisolasi di rumah sakit, atau bahkan sudah meninggal, jangan dikucilkan. Itu salah besar, dosa besar,” tuturnya, dilansir today.line.me.

Keluarga Merasa Dikucilkan Oleh Warga

Hanya Karena Keluarganya yang Seorang Purnawirawan TNI ini Meninggal Akibat Corona

LihatTutupKomentar