Harus Naik Turun Gunung, Seorang Pelajar di Gunung Kidul ini Harus Berburu Signal


MASYA ALLAH

Harus Naik Turun Gunung, Seorang Pelajar Harus Berburu Signal Untuk Bisa Kirimkan

Belajar online kini menjadi solusi pembelajaran di tengah pandemi corona. Ya, sejak adanya imbauan pemerintah untuk belajar di rumah, proses belajar-mengajar lantas dialihkan secara daring.

Hal ini tentu bukan menjadi masalah bagi anak-anak yang tinggal di pusat kota. Tapi tidak halnya dengan para siswa yang kurang beruntung. Ada beberapa masalah yang menghambat mereka untuk mengikuti kegiatan belajar online.

Mulai dari ketiadaan smartphone dan kuota internet, hingga signal, seperti masalah yang dihadapi oleh siswi SMP, Alodia Daffa Sinanta.

Berdomisili di wilayah pedalaman, di Dusun Petir B, Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Alodia kesulitan mendapatkan signal.

Untuk mengatasi masalah ini, mau tidak mau Alodia harus menyusuri jalan setapak ke atas bukit dengan berjalanan kaki sekitar 250 meter agar bisa belajar dan mengirimkan tugas sekolahnya.

“Anak-anak menaiki Gunung Temulawak yang cukup tinggi. Terletak di sebelah selatan Dusun,” kata Warisna, ayah Alodia.

Untungnya, Alodia tidak sendirian. Dia mendaki Gunung Temulawak bersama 20 siswa lainnya, yang terdiri dari pelajar SD hingga SMA, seperti dilansir TribunJogja.com.

Kegiatan mendaki gunung ini sudah dilakukan Alodia bersama teman-temannya selama lebih dari satu bulan.

Mengenai sensasi dari kegiatan, Alodia berkata, “Ya capek, karena harus membawa buku banyak terus naik gunung. Apalagi saat puasa seperti ini.”


LihatTutupKomentar